Nyanyian Anggrek

Hari sudah larut

Matahari pun sudah bosan di hari ini

Tapi nyanyian anggrek masih saja tetap merdu

Menemani hidup meski tak bersama

Memberi arti dari sekian ribu kalimat di kehidupan

Sajak-sajak tlah letih gambarkan indahnya

Walaupun Ia tak mengakui keindahannya

Mungkin Ia tak tahu betapa indahnya ia

Ia Anggrek di ujung gang

 

Jakarta, 26 April 2012. 11:23 pm

Iklan

Satu Titik Berarti

Takkan ada habisnya kutuliskan ini

mengkiaskan berbagai macam warna

tergores indah diantara langit dan bumi

Marka pun menjadi saksi

betapa kalimat ini mengalir tak terungkap

Diresapi dalam wujud yang abstrak

Tapi hanya secuil yang dimengerti

semua serba tak terdefinisi

ada koma yang menghiasi

tapi tetap saja terus menderas dan tak ada arti

biarkan begitu

hingga adanya kemampuan menuliskan

satu titik yang berarti

 

Jakarta, 25 April 2012 11:30 pm

Gugur Sudah

Sekian lama mereka bekerja keras
berikhtiar merubah keadaan
layaknya merangkai batu es
menjadi sebuah bangunan nan indah
dalam pandangan dan kepuasan

akhirnya tercapai
meski tak seindah bayangan
terjadi dari terencana
terangkai menjadi sebuah karya
mereka bangga!
mereka tersenyum!

karya mereka mencurahkan warna
dalam kelompok mereka

tapi, apa jadinya jika semua hilang?
mereka tak tahu itu?
akankah mereka marah?
gugur sudah

dan hanya Allah maha tahu

depok,17/4/2012. 04.00 pm

Anggrek di Ujung Gang

tumbuh bersama tuanya matahari
berdiri terkulai diiringi malam
kadang layu, kadang berdiri tegak
semua terlewati dengan keindahannya

ketika tak layu
warnanya seindah aurora di saturnus
memancarkan estetika nan elok
membuat jiwa-jiwa yang lelah
kembali bersahaja

ketika layu
warnanya agak memudar
hingga pemerhatinya merasa tak tega
dan menyiraminya
dengan ketulusan

begitulah,
anggrek yang tak henti tersenyum walau badai menerpa
ia anggrek di ujung gang
Depok, 17/4/2012. 9.45 am

 

*Anggrek yang diungkap mungkin adalah anggrek yang kulihat paling indah, tapi sayang tidak dapat daya pegang

Kembali ke Jurang

Seseorang
tinggal di ujung jurang dunia
tak ada cahaya
hanya ada sentuhan udara
satu saat, dia mendapati cahaya
berkilau di kejauhan langit-langit
terpana, memaksa mata terus memandang
terpikir bagaimana
ia ingin menangkap cahaya
memanjat
dinding jurang yang tak rata
sampai di permukaan tanah
dia dapati wajahnya memuram
cahaya itu ternyata hanya pelita
yang kini hinggap di bumi yang lain
kini ia kembali ke jurang
tak berani lagi melihat cahaya

Jakarta,20 april 2012. 00.38 am

Daun

Bersemi indah bersama selarasnya angin dan kesejukan

menghijaukan mata yang tak rela

jika keindahan tak lagi dilihatnya

Tak rela ia jika daun itu bermuara di ketiadaan

 

Tapi sayang, keguguran telah tiba

Daun jatuh tertiup angin entah kemana

mengering bersama hati orang-orang putus asa

dan hilang begitu saja

 

begitulah batang ditinggal oleh kekasihnya

seakan ia tak rela walau ia harus rela

daun itu terbang dan berlarian tak kembali

seakan dia tahu akan ada daun baru yang akan temaninya

 

Jakarta, 16 April 2012. 05:52 am