Ketika Menulis Menjadi Jalan Kearifan #4

“Ananda, hari ini hampir berakhir. Pagi telah kau jalani hingga malam ini kau kembali menemui mimpi. Sebelum tidur, bicaralah pada dirimu. Apa yang telah dirimu lakukan hingga senja tadi? hingga saat ini kau terakhir berkedip? Tanyakanlah ananda. Tanyakan pada dirimu apakah yang dilakukan sudah baik? atau belum baik?

“Ananda, jangan jadikan detik yang lalu menjadi uap yang sia-sia. Pergilah bersihkan dirimu, lalu temui dirimu dan minta ampunlah pada Penciptamu. Mungkin saja ada dosa yang tidak kamu ketahui, mungkin saja dirimu terikat kesombongan, padahal Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.”

“Ananda, Kuharap esok kau akan lebih baik.”

[Sebuah Pesan]

 

Jakarta, 24 Juli 2014

Iklan

Diterbitkan oleh

Riyan Hidayat

Alumni Fakultas IlmuPengetahuan Budaya Universitas Indonesia | Peminat Kronik dan Peristiwa yang telah Lalu | Belajar Kosa Kata Bahasa Arab lewat "Serinting Bahasa Arab"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s