Ketika Menulis Menjadi Jalan Kearifan #3

“Ananda, berapa sisa waktu yang kau punya untuk mengabdi kepada penciptamu? Engkau pasti tidak tahu kan? Sama. Akupun tak tahu, berapa lama lagi udara masih bisa berlarian di paru-paru dan sekujur tubuhku. Maka bermunajatlah pada Allah SWT agar sisa umur kita habis terisi dengan keridhoanNya.

Harapanku Ananda, Engkau tak mengulang dan mewarisi keburukan yang telah terwujud di lembaran sejarah kemarin. Jangan pernah mengulangnya. Entah yang dilakukan olehku atau oleh teman-teman generasiku.”

[Sebuah Pesan]

21 April 2014

Iklan

Diterbitkan oleh

Riyan Hidayat

Alumni Fakultas IlmuPengetahuan Budaya Universitas Indonesia | Peminat Kronik dan Peristiwa yang telah Lalu | Belajar Kosa Kata Bahasa Arab lewat "Serinting Bahasa Arab"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s