Anggrek di Ujung Gang

tumbuh bersama tuanya matahari
berdiri terkulai diiringi malam
kadang layu, kadang berdiri tegak
semua terlewati dengan keindahannya

ketika tak layu
warnanya seindah aurora di saturnus
memancarkan estetika nan elok
membuat jiwa-jiwa yang lelah
kembali bersahaja

ketika layu
warnanya agak memudar
hingga pemerhatinya merasa tak tega
dan menyiraminya
dengan ketulusan

begitulah,
anggrek yang tak henti tersenyum walau badai menerpa
ia anggrek di ujung gang
Depok, 17/4/2012. 9.45 am

 

*Anggrek yang diungkap mungkin adalah anggrek yang kulihat paling indah, tapi sayang tidak dapat daya pegang

Iklan

Diterbitkan oleh

Riyan Hidayat

Alumni Fakultas IlmuPengetahuan Budaya Universitas Indonesia | Peminat Kronik dan Peristiwa yang telah Lalu | Belajar Kosa Kata Bahasa Arab lewat "Serinting Bahasa Arab"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s