Kata-kata

dalam indah dan ketiadaan

Dalam jalan yang banyak berlubang, dalam diamnya manusia didalam keresahan, masih saja ketiadaan keadilan dalam sebuah tujuan pembangunan yang mengabu-abu menghantui tubuh yang kurus mengering.  Dalam hitam yang mengadu daintara tembok istana negara yang memutih. ahhhhhhhhhh masih saja para pendekar berkuda tak bercelana mencabik  – cabik hati para prajurit jelatah.

 

Salam para jelata kepada kumis – kumis penjilat…

Iklan

Diterbitkan oleh

Riyan Hidayat

Alumni Fakultas IlmuPengetahuan Budaya Universitas Indonesia | Peminat Kronik dan Peristiwa yang telah Lalu | Belajar Kosa Kata Bahasa Arab lewat "Serinting Bahasa Arab"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s