Puisi Labidh Ibn Rabiah – Refleksi di Pagi Hari

اَلاَ كلُّ شَيْءٍ ما خَلا الله بَاطِل

وَكُلُّ نَعِيْمٍ لَا مَحَالَةَ زَائِلُ

    وَكُلُّ اُنَاسٍ سَوْفَ تَدْخُلُ بَيْنَهُمْ

دُوَيْهِيَةٌ تَصْفَرُ مِنْهَا الأَنامِلُ

وَكُلُّ امْرئٍ يَوْمًا سَيَعْلَمُ غَيْبَهُ

اِذَا كُشِفَتْ عِنْدَ الاِلهِ الحَصائِلُ

Sesungguhnya segala sesuatu selain Allah pasti akan lenyap dan setiap kenikmatan pasti akan sirna.

Setiap Orang pada suatu saat pasti akan didatangi oleh maut yang memutihkan Jari  –  Jari.

Setiap orang kelak pada suatu hari pasti akan tahu amalannya jika telah dibuka catatannya di sisi Tuhan.

Al Wasit Halaman 88 – 89

 

Begitulah sesungguhnya kehidupan kita yang digambarkan oleh Labidh Ibn Rabiah. Syair ini mengingatkan kepada kita betapa kita sebagai makhluk pasti akan mati dan tidak akan kekal didunia ini dan kita akan bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah kita perbuat dan kita lakukan.

23 Oktober 2011

Iklan

Diterbitkan oleh

Riyan Hidayat

Alumni Fakultas IlmuPengetahuan Budaya Universitas Indonesia | Peminat Kronik dan Peristiwa yang telah Lalu | Belajar Kosa Kata Bahasa Arab lewat "Serinting Bahasa Arab"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s