Puisi Al Hutay’ah : Renungan Malam

ولَسْتُ أَرى أالسّعَادَةَ جَمْعَ مَالٍ       ولكنّ التّقيّ هوَ السّعِيدُ

وَعِنْدَ اللهِ للا تقى مزِيدُ                    وَتَقْوَى اللهِ خيرُ الزَّادِ ذخرًا

ومَا لا بُدّ يأْتي, قَرِيب                                       ولكنّ الذي يَمْضِي بَعِيْد

Aku Bukannya Melihat Kebahagiaan dengan Semua Harta, akan tetapi taqwa adalah sebenar – benarnya kebahagiaan

Taqwa pada Allah adalah sebaik – baiknya bekal dan harta, dan disisi Allah lah bagi orang – orang yang bertaqwa suatu tambahan.

Apa yang akan terjadi berarti dekat dan apa yang telah terjadi berarti dekat.

Puisi ini dibuat oleh Al-Hutay’ah atau yang bernama lengkap Jamal Ibn Malikah. Al-Hutay’ah merupakan julukannya karena tubuhnya yang bertubuh pendek.

Puisi ini menggambarkan tentang zuhud di dunia dan harapan di akhirat.

(Sastra Arab Lintas Budaya)

Iklan

Diterbitkan oleh

Riyan Hidayat

Alumni Fakultas IlmuPengetahuan Budaya Universitas Indonesia | Peminat Kronik dan Peristiwa yang telah Lalu | Belajar Kosa Kata Bahasa Arab lewat "Serinting Bahasa Arab"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s